
Pamekasan, Madura, 8 Oktober 2025– Sepuluh siswa berprestasi dari MAN 2 Pamekasan yang tergabung dalam tim Madura United Academy siap berjuang di kompetisi sepak bola bergengsi tingkat nasional, Elite Pro Academy (EPA) Super League Musim 2025/2026.
Pelepasan resmi tim dilakukan pada hari Rabu, 8 Oktober 2025, di Home Base Madura United. Momen spesial ini turut disaksikan oleh jajaran pimpinan MAN 2 Pamekasan, termasuk Kepala Madrasah, Mohammad Holis, didampingi oleh Wakil Kepala Bidang Kesiswaan dan Wakil Kepala Bidang Humas, sebagai bentuk dukungan penuh dari pihak madrasah.
Perjuangan di Grup Neraka

Kompetisi EPA Super League ini akan berlangsung sepanjang bulan Oktober 2025 dengan menggunakan sistem home dan away. Tim Madura United Academy dipastikan akan menghadapi tantangan berat setelah tergabung di Grup B, yang kerap dijuluki “grup neraka”.
Di Grup B, Madura United Academy akan bersaing ketat dengan klub-klub besar yang memiliki sejarah panjang di kancah sepak bola nasional, antara lain: PSM Makassar, Persib Bandung, Borneo FC, Persebaya Surabaya, PSIS Semarang, PSIM Yogyakarta, Bali United, dan Malut United.
Sistem turnamen ini menetapkan bahwa hanya juara grup dari masing-masing Grup A dan Grup B yang berhak langsung melaju ke babak final untuk memperebutkan gelar juara.
Pertandingan perdana bagi tim Madura United Academy dijadwalkan akan dimulai pada 11 Oktober 2025.
Kepala MAN 2 Pamekasan, Mohammad Holis, menyampaikan harapannya yang besar kepada para siswa yang akan berlaga. “Saya berharap anak-anak kami dapat berjuang secara maksimal di kancah sepak bola nasional ini. Ini adalah kesempatan emas untuk menunjukkan talenta dan membawa nama baik madrasah, Pamekasan, dan Madura di level tertinggi,” ujar Mohammad Holis usai acara pelepasan.
Keikutsertaan sepuluh siswa ini di Madura United Academy menunjukkan komitmen MAN 2 Pamekasan dalam mendukung prestasi non-akademik siswa, khususnya di bidang olahraga, dan menjadi motivasi bagi pelajar lain untuk berprestasi di tingkat nasional.
